Jumat, 23 Maret 2012

BAKTERI ASAM LAKTAT



Bakteri Asam Laktat

A. Pengertian Bakteri Asam Laktat

Bakteri asam laktat adalah kelompok bakteri yang mampu mengubah karbohidrat (glukosa) menjadi asam laktat. Efek bakterisidal dari asam laktat berkaitan dengan penurunan pH lingkungan menjadi 3 sampai 4,5 sehingga pertumbuhan bakteri lain termasuk bakteri pembusuk akan terhambat (Amin dan Leksono, 2001). Pada umunya mikroorganisme dapat tumbuh pada kisaran pH 6-8 (Amano,1962).

Berdasarkan taksonomi, terdapat sekitar 20 genus bakteri yang termasuk BAL. Beberapa BAL yang sering digunakan dalam pengolahan pangan adalah Aerococcus, Bifidobacterium, Carnobacterium, Enterococcus, Lactobacillus, Lactococcus, Leuconostoc, Oenococcus, Pediococcus, Streptococcus, Tetragenococcus, Vagococcus, dan Weissella. Contoh produk makanan yang dibuat menggunakan bantuan BAL adalah yogurt, keju, mentega, sour cream (susu asam), dan produk fermentasi lainnya Dalam pengolahan makanan, BAL dapat melindungi dari pencemaran bakteri patogen, meningkatkan nutrisi, dan berpotensi memberikan dampa positif bagi kesehatan manusia (Wikipedia, 2011).




B. Kegunaan Bakteri Asam Laktat Dalam Pengolahan Makanan

Sebagian bakteri asam laktat berpotensi memberikan dampak positif bagi kesehatan dan nutrisi manusia, beberapa di antaranya adalah meningkatkan nilai nutrisi makanan, mengontrol infeksi pada usus, meningkatkan digesti (pencernaan) laktosa, mengendalikan beberapa tipe kanker, dan mengendalikan tingkat serum kolesterol dalam darah. Sebagian keuntungan tersebut merupakan hasil dari pertumbuhan dan aksi bakteri selama pengolahan makanan, sedangkan sebagian lainnya hasil dari pertumbhan beberapa BAL di dalam saluran usus saat mencerna makanan yang mengandung BAL sendiri (Wikipedia, 2011).




Bakteri asam laktat dapat menghambat pertumbuhan bakteri lain dengan memproduksi protein yang disebut bakteriosin. Salah satu contoh bakteriosin yang dikenal luas adalah nisin, diproduksi oleh Lactobacillus lactis ssp. lactis. Nisin dapat menghambat pertumbuhan beberapa bakteri, yaitu Bacillus, Clostridium, Staphylococcus, dan Listeria. Senyawa bakteriosin yang diproduksi BAL dapat bermanfaat karena menghambat bakteri patogen yang dapat merusak makanan ataupun membayakan kesehatan manusia, sehingga keamanan makanan lebih terjamin (Wikipedia, 2011).

Yoghurt adalah suatu produk olahan yang merupakan fermentasi dari susu. Yoghurt memiliki aroma dan tekstur khas dari hasil fermentasi bakteri laktosa yang menghasilkan asam laktat. Yoghurt atau yogurt, adalah susu yang dibuat melalui fermentasi bakteri. Yoghurt dapat dibuat dari susu apa saja, termasuk susu kacang kedelai. Tetapi produksi modern saat ini didominasi susu sapi. Fermentasi gula susu (laktosa) menghasilkan asam laktat, yang berperan dalam protein susu untuk menghasilkan tekstur seperti gel dan bau yang unik pada yoghurt (Rozi, 2010).

Pembuatan yoghurt dimulai dengan proses fermentasi susu oleh bakteri Lactobacillus bulgaricus dan Streptococcus thermophiles. Kedua bakteri itu memiliki fungsi untuk membuat rasa asam pada yoghurt dan juga mengubah laktosan menjadi asam laktat. Pada proses pembuatan yoghurt, kadar laktosa dapat dikurangi pada proses fermentasi hingga aman, ini membuat yoghurt bisa di konsumsi oleh siapapun termasuk lansia, dan juga orang yang alergi dengan susu sekalipun bisa memperoleh manfaat dari yoghurt ini (Rozi, 2010).

Macam-macam Yogurt, tergantung pada metode pembuatannya, yogurt dapat dikategorikan (Agus, 2011):

1. Strained, yaitu dibuat dengan cara mengangkat air dadih dari susu.

2. Set yoghurt, teksturnya lembut dan mampu dimasukkan ke boks karton.

3. Stirred, yaitu yogurt yang diaduk dan ditambahkan jus atau potongan buah.

Khasiat yogurt antara lain yaitu :

1. Memproduksi vitamin, meningkatkan nilai gizi dan membantu pertumbuhan

2. Memproduksi antibiotic alam melawan virus dan jamur

3. Memerangi kanker dan tumor. Meningkatkan kekebalan tubuh.

4. Menurunkan kolesterol

5. Menghambat bakteri patogen

Beberapa Macam Manfaat Yoghurt Untuk Kesehatan

Yoghurt merupakan minuman olahan susu yang diperoleh dari proses fermentasi dengan mempertahankan mikroorganisme tertentu yang masih dipertahankan dan masih hidup. Kehadiran mikroorganisme inilah yang nantinya membuat rasa susu menjadi asam. Rasa asam pada susu hasil fermentasi tersebut berasal dari asam laktat yang salah satu manfaatnya adalah meningkatkan daya tahan tubuh. Selain meningkatkan daya tahan tubuh, yoghurt memiliki beragam manfaat bagi kesehatan. Inilah macam-macam manfaat yoghurt untuk kesehatan (Anonim, 2012) :

1. Menyehatkan pencernaan

“Yoghurt dapat membantu masalah perut. Probiotik (jenis bakteri yang menguntungkan) terkandung dalam beberapa yogurt menyeimbangkan mikroflora dalam usus dan dapat membantu pencernaan serta menjaga tubuh tetap fit,” kata Robin Plotkin, RD, ahli kuliner dan gizi.

Untuk mendapat manfaatnya, pastikan yoghurt mengandung setidaknya satu miliar unit pembentuk koloni (colony-forming units atau CFUs) probiotik hidup. Informasi ini biasanya tersedia di situs-situs merk Yoghurt terkenal.

Beberapa macam manfaat yoghurt untuk kesehatan percernaan seperti : mengatasi diare, radang usus, kanker usus atau intoleransi laktosa.

2. Mengurangi risiko terjadinya infeksi pda vagina

Wanita yang mengkonsumsi yoghurt dapat mengurangi tingkat keasaman (pH) sehingga dapat mengurangi perkembangan infeksi jamur.

3. Meremajakan wajah

Tidak perlu biaya mahal untuk merawat kulit agar terlihat sempurna. Yogurt mengandung asam laktat, yang merupakan komponen dalam prenting bahan kimia untuk pergantian kulit.

“Pengelupasan lapisan atas kulit dapat membersihkan noda dan menyebabkan perubahan warna, bahkan dapat mengurangi kerutan-kerutan halus,” kata dermatolog, Hema Sundaram, MD.

Caranya sederhana: Campurkan 1 cangkir yoghurt Yunani dengan 2 – 3 tetes minyak almond atau minyak zaitun dan satu sendok makan madu. Oleskan ke wajah dan biarkan selama 20 – 30 menit, lalu bilas dan keringkan. Hasilnya, kulit wajah akan lebih bercahaya.

4. Pembersih yang ramah lingkungan

“Perabotan dari kuningan dapat berkilau kembali menggunakan yoghurt. Asam laktat-nya juga berfungsi menggerogoti kotoran,” kata pakar lingkungan, Annie Bond, penulis buku ‘Better Basics for the Home’.

Untuk membuat barang kuningan terlihat baru lagi, gunakan teknik pembersihan yang diajarkan Ms. Bond. Usap seluruh bagian dengan kain basah, lalu tuangkan beberapa sendok makan yogurt ke kain bersih dan gosokkan ke permukaan perabot sampai mengkilap.

Lap sisa-sisa yoghurt, cuci dengan sabun dan air panas, dan kilapkan dengan kain bersih untuk melihat seberapa berkilaunya perabot kuningan tersebut.

5. Menurunkan risiko darah tinggi

Dengan mengkonsumsi yoghurt 2-3 porsi sehari, dapat mengurangi risiko tekanan darah tinggi.

6. Menjaga jantung tetap sehat

“Yoghurt juga baik untuk jantung sebab rendah lemak, bahkan bebas lemak. Mengonsumsinya dapat membantu menurunkan risiko terserang tekanan darah tinggi,” kata Alvaro Alonso, MD, PhD, profesor di University of Minnesota Sekolah Kesehatan Masyarakat.

Protein khusus dalam susu mengatur tekanan darah, kadar kalsium, magnesium, potasium, dan menyebabkan efek penurun tekanan darah.

7. Mencegah osteoporosis

Karena berbahan dasar susu, maka dalam yoghurt mengandung kalsium dan vitamin D. Kedua zat ini dapat membentu seseorang terkena osteoporosis.

8. Membantu kita lebih kenyang

Kandungan kalori yang terdapat dalam yoghurt manjadikan yoghurt makanan yang dapat membantu sesorang merasa lebih kenyang.













DAFTAR PUSTAKA

Agus Krisno, 2011 http://www.pondokilmu.com/bakeriasamlaktat/Bakteri_Asam_Laktat_sebagai_Penurun_Kolesterol«PondokIlmu.htm

Amano, K. 1962. The Influence of Fermentation on The Nutritive Value of Fish Special Reference Fish Product of South Asia. Fish in Nutrition (FAO), 7 :180-200.

Anonim, 2012 http://www.kulitmanggis.biz/2012/01/17/manfaat-yoghurt-untuk-kesehatan/

Rozi, 2011. http://www.kesehatan123.com/2564/manfaat-yoghurt-yang-perlu-anda/

Wikipedia, 2011. http://id.wikipedia.org/wiki/Bakteri_asam_laktat

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar